Kalau ditanya bulan yang paling memorable tahun ini, maka jawabannya bulan September-Oktober.
Aku sakit. Demam tinggi, flu, batuk. Lalu, Rizmi yang ketularan sakit juga. Kalau kita sakit dan anak sakit juga, rasanya sakiiiiit kali. Aku ga bisa ngerawat dia. Suami juga harus tetap kerja.
Ditambah, aku dan suami sempet berkonflik yang cukup besar. Aku lagi nggak bisa berpikir jernih karena sakit. Dia juga.
Akhirnya kami (aku dan Rizmi) pulang kampung ke rumah ortuku diantar suami. Suami sendirian di Medan. Aku sih ga cemas walau dia sendirian karena udah biasa masak dan apa-apa sendiri.
Selama di kampung, kami nggak main socmed. Full recovery. Alhamdulillah, hidup jadi makin hidup.
Akhirnya, setelah hampir setahun jadi Ibu, aku ngerasain jadi anak lagi. Ga mikirin harus masak apa aja uda cukup bikin kepala enteng.
Tapi sepanjang September-Oktober ini juga menurutku jadi momen yang paling menyenangkan juga.
Kami sempet main ke pantai. Ke puncak bukit. Dan pasca kami pulkam, suami jadi lebih sweet. Mungkin karena kangen atau akhirnya bisa memaknai kembali berharganya sebuah relasi, kami jadi lebih respect satu sama lain.
Apalagi Oktober itu momen 1 tahunnya Rizmi. So happy karena itu artinya bayi mungil ini udah bukan bayi lagi.
Jadi gitu lah. Suka dukanya tetap dijalani sama-sama.
Ida M
—ibu yang mulai pulih
#tautannarablog11 #day8
Komentar
Posting Komentar
jangan sungkan untuk berkomentar ya :)