Langsung ke konten utama

Unggulan

Syukur Seorang Jomlo

Di usia 27 tahun, rasa-rasanya wajar jika akhirnya ada niat untuk segera menikah. Tapi, pada akhirnya aku bersyukur karena masih menjomlo.

Pada suatu malam, ketika pekerjaan kantor menyita banyak waktu dan menguras tenaga, aku pulang ke rumah dengan letih tak terkata. Masuk ke kamar, kunci pintu, bersih-bersih, rebahan. Ketika bisa rebahan dengan nyaman di tempat tidur sambil memandangi langit-langit dan dinding kamar, aku ngebatin,

"Ya Allah, alhamdulillah karena aku masih jomlo. Karena kalau lagi capek kali begini, aku pengennya sendirian aja nggak mau diganggu siapa-siapa. Kalo udah nggak jomlo, mungkin susah dapet me time begini.."

Dan tiap kali overwork karena kerja di dua lembaga berbeda, aku bergumam ke diri sendiri,

"Nggak apa-apa ya, Da. Sekarang puas-puasin aja kerjanya. Ntar kalo uda menikah dan punya anak, puas-puasin di rumahnya.."

Sekarang tiap kali capek dan rebahan, ada syukur yang senantiasa hinggap. Walau dalam hati berkata, kayaknya enak juga punya temen cerita di tengah kelelahan yang panjang ini.



Ciaou,
Ida M

Komentar

Posting Komentar

jangan sungkan untuk berkomentar ya :)

Postingan Populer