Menikah bukan hanya sekadar menemukan seseorang, lalu memutuskan untuk hidup dengannya untuk sisa usia. Menikah adalah tentang menemukan hatimu sendiri, menyadari sosok seperti apa yang diperlukan diri ini. Lalu, tanpa ragu mengkonfirmasi "Ya, dia lah orangnya".
Banyak orang yang kita temui, namun tak selamanya bisa dijadikan teman perjalanan sampai akhir kehidupan di dunia. Banyak yang bisa dijadika teman, tapi tak semuanya bisa dijadikan partner saling support dan bertumbuh.
Untuk segala kemungkinan-kemungkinan di masa yang akan datang, serahkanlah pada-Nya. Fokuslah pada gunungan dosa kita, sehingga kita termotivasi untuk berbuat kebaikan lebih banyak lagi. Fokuslah pada perbaikan diri. Fokuslah mencari dan menyimpan bekal untuk kehidupan yang abadi.
Insyaallah, suatu hari nanti akan Allah hadirkan sosok yang kita butuhkan itu. Sosok yang tanpa ragu kita terima dan dia menerima kita dengan hati yang lapang. Suatu hari, dia akan datang. Pada waktu yang tepat, dengan cara yang paling indah.
Salam Semangat, Readers :)
Ida Mayasari
Dear writer, sudah ketemu dengan sosok itu ?
BalasHapusBelum, reader
HapusDear Writer, how to deal with "kapan nikah" ?
BalasHapusDeal with yourself first. And give your best smile to anyone who ask you that kind of question.
HapusMbak, gimana cara mbak menjelaskan ke orangtua tentang kita yang belum nikah ?
BalasHapusAlhamdulillah, orang tua saya tipe yang ga maksa2 untuk anaknya harus cepet nikah.
HapusTapi buat akhirnya menjelaskan ke mereka alasan kenapa kita belum juga menemukan yang cocok, sesederhana karena memang belum datang aja jodohnya. Insyaallah yang terbaik akan datang tepat waktu. Minta doa mereka juga supaya segera dipertemukan.
Semoga dimudahkan jalannya ya mba :)
Hehehe
Hapus