Setahun lalu, ketika pertama kali saya masakin Indomie Kuah untuk seorang teman.
Dia bilang, "Da, rasanya kayak Indomie yang dibuat sama mamakku".
Saya bahagia bukan karena perkataannya itu artinya Indomie buatan saya enak sekali. Bukan.
Saya bahagia karena apa yang saya buat sekenanya saja dengan tangan saya sendiri, ternyata mengingatkan seseorang pada seseorang lain yang amat dicintainya yang bermil-mil jaraknya saat itu.
Apakah ada bumbu rindu yang diselipkan ke dalam Indomie kemasan? Hmm, siapa tahu.
Kemudian, saya berpikir.
Hasil karyamu: tulisan, foto, video, desain poster, perkataan, atau apapun itu yang kau kira hanya sekadar untuk meluapkan rasa bosan (atau dalam kasus saya: rasa lapar), ternyata bisa membuat seseorang juga bahagia.
Kita bahagia ketika bisa membagi kebahagiaan itu pada orang lain.

Komentar
Posting Komentar
jangan sungkan untuk berkomentar ya :)