Untuk diriku.
Da, sungguh sebenarnya banyak hal yang ingin aku ceritakan, atau lebih tepatnya kukeluhkan padamu. Tentang dirimu sendiri.
Terlalu banyak.
Sampai-sampai akan membuka aibmu sendiri. Tapi untunglah, Allah menyuruh untuk kita tutup itu dari orang lain.
Maka, satu saja pesanku, Da.
Sehebat apapun kau di luar sana. Sebagus apapun argumentasimu dalam pertanggungjawaban organisasi atau perkumpulanmu itu. Sebaik apapun amanah di komunitas kau jalankan. Tolong camkan ini.
Kau masih anak Bapak dan Mamakmu di kampung. Yang setiap bulan hidup melalui beasiswa yang diturunkan Allah melalui mereka. Tidakkah kau, ingin mempercepat kebahagian mereka terwujud?
Da, sudahlah. Cukupkan. Rehatlah sebentar. Fokuskan pada yang paling penting dan mendesak.
Jangan lupa tingkatkan ibadah harian. Jangan lupa lakukan segala hal hanya demi ridha Allah, bukan yang lain.
Sudah ya, Da. Aku mencintaimu karena Allah. Mintalah pertolongan-Nya untuk bisa melawan hawa nafsu dalam dirimu.
Salam,
Dirimu sendiri
Komentar
Posting Komentar
jangan sungkan untuk berkomentar ya :)