Saya pernah bertanya. Kira-kira, rihlah atau wisata outdoor macam apa yang paling bisa membuat mood saya naik? Tamasya jenis apa yang mampu bukan hanya menambah kebahagiaan tapi juga bisa "menampar" jiwa futur diri ini.
Ketika ke pantai, gunung, danau, atau apapun itu tempat dengan pemandangan yang indah, yang saya rasakan hanya kesejukan mata. Batin ini, belum tentu sejuk pula.
Sampai akhirnya, saya menemukan jawaban atas misteri ini. Sebaik-baik rihlah yang saya rasakan adalah ketika di tengah hiruk pikuk kota, ikut dalam aksi damai atau aksi solidaritas peduli akan saudara kita di belahan dunia yang tengah terluka.
Jangan harap akan ada ketenangan seperti di gunung. Di tengah kerumunan manusia yang ada hanya pekik takbir membahana. Namun, di saat itulah jiwa futur saya ikut berguncang.
Jangan harap akan ada semilir angin yang mengibarkan kerudung seperti di pantai. Yang ada hanya peluh keringat dan kibaran gagah bendera ar-rayyah dan al-liwa. Namun, di saat itulah jiwa futur saya semakin ciut.

Jangan harap akan ada mata-mata terkesima akan indahnya pemandangan. Yang ada hanya mata-mata yang sembab sebab tumpah semua tangis keharu biruan, kesedihan, dan kegeraman di antara orasi yang memekakkan. Namun, di saat itulah jiwa futur saya ingin raib seketika.
Jadi, esok-esok. Tidak sulit membuat saya bahagia. Tidak perlu jauh-jauh harus ke pantai atau gunung. Cukup kita ikut aksi bersama. Siap?
Komentar
Posting Komentar
jangan sungkan untuk berkomentar ya :)