Bukankah setiap manusia itu seperti sebuah gasing?
Gasing, yang kebermanfaatannya terasa ketika ia bergerak,
terus bergerak, dan tak henti bergerak.
Ketika ia terus bergerak, maka ia akan memberikan pengaruh
kepada orang-orang di sekelilingnya. Akan ada tawa para kanak-kanak atau senyum
orang dewasa. Semakin kencang ia bergerak, semakin bahagia mereka yang di
sekitarnya dan semakin sering ia dimainkan.
Ketika ia memutuskan untuk berhenti bergerak karena lelah
atau merasa tak dibutuhkan lagi, maka ia tak beda seperti sebuah mainan yang hanya
bisa dicampak ke sana ke mari atau malah diabaikan oleh siapa saja.
Maka, menjadi manusia yang hidup tak harusnya kita berdiam
diri. Karena hidup adalah kesibukan mengikuti perintah-Nya. Maka, sibukkanlah
diri kira untuk-Nya dengan bergerak untuk orang lain. Sebarkanlah kebermanfaatan
kita melalui forum, organisasi, atau komunitas kebaikan. Mari berlelah-lelahlah
untuk kebahagiaan orang lain.
Tetaplah bergerak, Sang Gasing.
Tetaplah bergerak untuk Allah.
Untuk mereka yang tak lelah mengobarkan kebaikan dimana saja
bumi dipijakkan.
Semoga kita tetap istiqomah di jalan-Nya.
*foto dari arenamainan.blogspot.com
Komentar
Posting Komentar
jangan sungkan untuk berkomentar ya :)