Untuk pria di ujung sana,
Pantaskah aku bicara tentang cinta
Padahal kau yang ajari aku cinta
Pantaskah aku bersajak tentang rindu
Padahal kau yang mengguruiku rindu
Jika cinta pertama pada Yang Punya Cinta
Lalu cinta kedua pada penyemat rindu kita,
Baginda Nabi
Lalu cinta ketiga pada pemilik madrasah cinta pertama,
Ibunda
Tak keberatan kah jika kuletakkan cintaku padamu
di tempat selanjutnya?
Untuk pria di ujung sana,
Mengapa tak sering bicara
Mengapa selalu bergumam tanpa kata
Sedang aku menanti setiap nada
Dan merangkumnya jadi melodi cinta
Untuk pria di ujung sana,
Terima kasih telah pilihkan ibu yang soleha
Terima kasih untuk air mata,
peluh, keluh, resah, rindu, dan
cinta
Aku cinta kau karena Allah
Dan berharap kelak bersua kembali dalam kerajaan cinta-Nya
 |
| pria di ujung sana bersama wanitanya |
Medan, 17 Januari 2014
Ida Mayasari
assalamualaikum kak. kak followback ya, kemaren rino ganti link :))
BalasHapusoke :)
Hapus