Rembulan menari di wajahmu
Memancarkan sinar sehangat dekapan ibuku
Kilatan cahaya kacamatamu menyilaukan seisi ruangan
Ruangan hatiku yang terlanjur kelabu akan cinta
Kau tahu
Cinta pertama sulit tuk dilupakan
Dan kau persis seperti cinta yang dulu aku harapkan
Rambut itu, mata itu, dan senyuman itu
Boleh aku potret dan simpan dalam dompetku?
Siapapun namamu
Dari mana asalmu
Aku tak pentingkan itu
Yang aku tahu,
Kau persis dengan si Bintang yamg dulu sering aku buatkan sajak
Dan ketika bunga-bunga ini merekah
Aku tersadar, itu bunga hatiku
Yang merekah karena kamu
wow, puisi seseorang yang jatuh cinta hehe
BalasHapus*) selamat pagi ida :)
Hahaha iya nih kak xD
BalasHapuspagi kaka :D
#senyum :)
BalasHapus-cinta itu seperti musik yang indah. bedanya, cinta sejati akan membuatmu tetap menari meskipun musiknya telah lama berhenti-
setuju kak. dalem kata-katanya. :)
BalasHapus