Langsung ke konten utama

Unggulan

Dekap Hangat Pagiku yang Dingin

Aku jatuh dan bangkit dengan merintih
Melawan derasnya air yang mengaliri pipiku
Menahan detik yang kikiskan semangatku

Kaupun datang dengan wajah cemas
dan gelisah
Lalu tangismu pecah di atas pagi yang dingin
Menambah luka kaku hatiku yang beku

Yakinlah, Aku sehat, Ibu
Jangan khawatirkan aku

Telapak kecilku tepiskan bulir hangat air matamu
Dan kau berkata
"Aku tak sanggup jika harus kehilanganmu"

Tak tahan aku dengar katamu
Aku terisak dalam dekapmu
Detak jantung dan detik jam dinding jadi saksi
Betapa kau mencintaiku
Lebih dari aku mencintaimu



*terinspirasi dari tweet teman*

Komentar

  1. begitula kasih itu sepanjang masa, mari membahagiakan ibu kita, nice poem saya suka..salam kenal, salam bloofers

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, kasih ibu tiada tara :)

      salam kenal juga. salam bloofers....
      :D

      Hapus
  2. blogwalking.. salam kenal :)
    puisinya bagus :)

    BalasHapus

Posting Komentar

jangan sungkan untuk berkomentar ya :)

Postingan Populer